Kau tau,
aku menyebutnya luka..
ketika rindu tidak bisa bertemu dengan tuannya..
ketika hati seakan bisu tidak bersua..
dan ketika kediamanku menjadi pasti..
sedang sakit yang tidak tervisual menjadi begitu nyata..
maka sebaik-baik cara adalah doa.
Sebaik-baik pelindung adalah prasangka..
dan biarkan asa menemukan tujuannya.
Allah tahu kau lelah sayang..
Tidak perlu merasa semua orang harus memahami kamu.
Belajarlah untuk berdamai dengan keadaan.
Meskipun kamu kecewa tapi bukan berarti semua orang harus ikut merasakannya..
Kuatkan hatimu, bersabarlah, kembalilah..
karena Allah adalah sandaran yg terbaik.
Saat kamu membuat orang lain bersedih,
coba posisikan dirimu sebagai orang tersebut.
Tidak ada hal yang perlu kamu banggakan dari sikap egois kamu.
Belajar untuk menghargai orang lain jika kamu ingin dihargai..
karena terkadang hati membutuhkan lebih banyak waktu
untuk menerima kenyataan dan perlakuan oranglain, dari pada akal..
Sampai di sini, sudahkah kita memahami?
Sudahkah kita mengerti? Ya, itulah maksudnya. Sampai kapanpun masalah
tidak akan pernah lepas dari hidup kita, tapi jangan cemas karena
masalah tentu akan terasa ringan bahkan tidak akan terasa sama sekali,
ketika kita memiliki hati seluas telaga, hati yang sabar, hati yang
pemaaf.
Wallahu a’lam bi showab~



EmoticonEmoticon